Sunday, April 28, 2013

Pengertian Media


Secara harfiah kata ‘media’ yang dalam bahasa latin disebut mediumb berarti perantara atau pengantar. Media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima. Banyak para pakar yang memberi batasan tentang media. Assosiation of Education and Communication Technology (AECT) membatasi media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan orang untuk menyampaiakan pesan dan informasi. Selain itu Gagne (1970) menyatakan, bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswayang dapat merangsang kegiatan belajar.
Kamus Besar Bahasa Indonesia menyebutkan bahwa media pendidikan adalah alat atau bahan yang digunakan dalam proses pengajaran atau pembelajaran (2002:726). Ruseffendi (1982) menyatakan bahwa media pendidikan adalah perangkat lunak (soft ware) dan atau perangkat keras (hard ware) yang berfungsi sebagai alat belajar dan alat bantu belajar. Sementara itu Brown, dkk (dalam Pengembangan Bahan dan Media Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia: Bahan PTBK Guru Mapel Bahasa dan Sastra Indonesia.Jakarta: Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas, hal. 18) membuat klasifikasi media pembelajaran yang sangat lengkap yang mencakup sarana belajar (equipment for learning) , sarana pendidikan untuk belajar (educational media for learning), dan fasilitas belajar (facilities forlearning). Sarana belajar mencakup tape recorder, radio, OHP, video player, televisi, laboratorium elektronik, telepon, kamera, dan lain-lain.  Sarana pendidikan untuk belajar mencakup buku teks, buku penunjang, ensiklopedi, majalah, surat kabar, kliping, program TV, program radio, gambar dan lukisan, peta, globe, poster, kartun, boneka, papan planel, papan tulis, dan lain-lain. Fasilitas belajar mencakup gedung, kelas, ruang diskusi, laboratorium, studio, perpustakaan, tempat bermain, dan lain-lain.
Dari berbagai sumber dan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat berfungsi sebagai alat bantu belajar siswa sehingga siswa dapat lebih mudah untuk mempelajari materi pelajaran. Dengan kata lain, ketepatan guru dalam memilih dan menggunakan media pembelajaran akan menentukan keberhasilan pembelajaran. Hal tersebut terjadi karena siswa akan lebih terbantu dalam mempelajari dan memahami materi pelajaran.