Belajar merupakan usaha yang menghasilkan perubahan berupa keahlian,
sikap, kebiasaan, kemampuan pengetahuan, pengertian, penghargaan, emosi,
hubungan sosial jasmani, etika dan budi pekerti (Nana Sudjana, 1988.
p.50). Proses belajar akan membentuk
berbagai perubahan pada diri seseorang yang menetap dari waktu ke waktu. Belajar akan terasa lebih mudah bila terdapat
keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan (bobby DF dan Mike. 2005.
p. 38).
Keseimbangan otak tersebut akan sangat berperan dalam meningkatkan
kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik.
Oleh karenanya diperlukan mdel pembelajaran yang terus mengaktifkan
kedua bagian otak tersebut.





